20/08/2025
QS. Ali 'Imran Ayat 77
اِنَّ الَّذِيْنَ يَشْتَرُوْنَ بِعَهْدِ اللّٰهِ وَاَيْمَانِهِمْ ثَمَنًا قَلِيْلًا اُولٰۤىِٕكَ لَا خَلَاقَ لَهُمْ فِى الْاٰخِرَةِ وَلَا يُكَلِّمُهُمُ اللّٰهُ وَلَا يَنْظُرُ اِلَيْهِمْ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ وَلَا يُزَكِّيْهِمْ ۖ وَلَهُمْ عَذَابٌ اَلِيْمٌ
77. Sesungguhnya orang-orang yang memperjualbelikan janji Allah dan sumpah-sumpah mereka dengan harga murah, mereka itu tidak memperoleh bagian di akhirat, Allah tidak akan menyapa mereka, tidak akan memperhatikan mereka pada hari Kiamat, dan tidak akan menyucikan mereka. Bagi mereka azab yang pedih.
Keterangan
Sumber bacaan
1. Kitab tafsir Jalalain QS ali imran ayat 77
2. Kitab Mahasinul Afham halaman 69-71
Bismillah
Allahumma zidna ilman warzuqna fahman wa amalan mutaqobbalan
Allahumma sholli ala sayyidina muhammad
Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh
Bapak ibu saudara saudari kaum muslimin muslimat. kami mengimbau dan mengajak ke tujuan awal di turunkannya alqur'an yaitu QS al baqarah ayat 2 petunjuk bagi orang bertakwa shg kita hrs menepikan kepentingan pribadi dalam mengambil sari pati ayat alqur'an.
Berkembang di masyarakat bahwa ayat di atas terkait sumpah pejabat seolah olah ada kejadian korupsi, kolusi yang menyebabkan ayat tsb di turunkan. Secara literasi , mana ada itu kan ? jika hendak di kaitkan kesana tentu itu interpretasi pribadi dan itu memang terkait tp tdk secara langsung dengan sebab turunnya ayat tsb.
Apa sih sari pati ayat tsb ? ada dua hal besar yaitu
1. Larangan sumpah palsu
Dikisahkan ada seorang sahabat ra mengadu ke rasul saw, hilangnya kepemilikan lahannya karena ulah sumpah palsu.
Sehingga jelas di area kekinian yang kita rata rata punya semua yaitu sumpah kepemilikan atas pernikahan dan harta, perbuatan sumpah palsu seperti issue sdh cerai, bukan punya dia harta tsb dsb merupakan perbuatan yang teramat tercela.
2. Penegasan mindset ekonomi islam. Modal sewajarnya untung secukupnya.
Dikisahkan di waktu ashar ada sahabat ra, hendak membeli ke pasar yang dijawab dengan trik sebuah pola menaikkan harga dengan mindset modal sekecil kecilnya untung sebesar besarnya.
Sebagai pendekatan kaji kita ilustrasikan seperti di bawah ini
sahabat ra : hendak beli pak
Pedagang : ooo...kalau yang ini sdh ada yang beli, harganya segitu ya nggak jual lagi, besok udah 3x lipat harganya.
Itu adalah bohong besar. Tak ada yang udah hendak beli sebetulnya. tahu netizen yang dijual dan hendak di beli apa ? sepatu kah ? bukan. baju kah ? bukan.
Yang hendak di beli itu air.
KIsah yang begituan berulang...sehingga akhirnya turun mukjizat terpancarnya air dari jari rasul saw.
Ada asbabun nuzulnya terkait ulah pejabat ? mana ada. Terkaitnya di larangan sumpah palsu.
demikian ya netizen..
kita tutup dengan
Allahummaghfirlana zunubana, waliwalidina, wa lil muslimin muslimat
Aamin
semoga berkenan dan mohon maaf atas kekurangan