Blakrax Camp

Blakrax Camp Blakrax Camp

Penambah imun alami ya hanya di BAKUL MADU ASLI
21/01/2022

Penambah imun alami ya hanya di BAKUL MADU ASLI

Sleeping Bag Juga Ready Banyak
20/10/2017

Sleeping Bag Juga Ready Banyak

Alat Camp Ready Banyak
20/10/2017

Alat Camp Ready Banyak

08/06/2017

Naik gunung sekarang sudah menjadi tren di kalangan anak muda. Saking banyaknya anak muda yang berkeinginan naik gunung, banyak dari mereka lupa dengan persiapan yang matang. Padahal naik gunung itu nggak sama dengan wisata-wisata yang lain. Persiapan yang kurang matang akan menyebabkan perjalanan pendakian lo kurang lancar atau yang paling ngeri lo bisa cedera.
Nah untuk lo yang pengen banget naik gunung tetapi bingung dengan persiapan. Sekarang kita akan bahas apa saja 4 persiapan besar yang harus lo lakuin untuk mendaki gunung.
1.LIST BARANG BAWAAN LO
Persiapan pertama adalah barang bawaan. Entah seberapa tinggi gunung yang akan lo daki, memakai sandal gunung dan sepatu gunung adalah wajib hukumnya. Selain itu, memakai jaket tebal dan celana gunung juga harus lo masukin ke daftar barang bawaan. Kemudian barang bawaan lain yang bisa lo bawa adalah baju, senter, jas hujan, kantung plastik dan sarung tangan. Untuk tenda dan peralatan makan, bisa lo diskusiin dengan teman-teman yang lain.
2.CARI TAHU TENTANG GUNUNG YANG AKAN LO DAKI
Persiapan yang kedua adalah cari tahu tentang gunung yang akan lo daki. Misalnya lo naik ke gunung Bromo, walaupun bisa lo tempuh dengan menggunakan kendaraan, mencari tahu cuaca dan pengalaman para pendaki sebelumnya akan membuat lo makin siap. Jika lo mendaki gunung yang lebih tinggi, lo bisa mencari tahu lebih dalam lagi soal gunung tersebut.
3.SIAPKAN FISIK
Persiapan selanjutnya adalah persiapan fisik. Ini khusus lo yang jarang banget olahraga, naik gunung akan menghabiskan fisik yang cukup banyak. Selain lo harus mendaki dengan jalan yang terjal, barang bawaan yang cukup berat akan mengurasi fisik lo. Jadi sebelum naik gunung, lari pagi, berenang atau sekedar bermain futsal akan membantu mengembalikan fisik lo.
4.MENTAL
Persiapan terakhir adalah persiapan mental. Naik gunung bukan seperti naik tangga darurat ataupun melewati halang rintang. Naik gunung Lo harus beradaptasi dengan alam dan juga mengalahkan ego diri sendiri. Lo nggak bakal tahu rintangan apa yang menunggu lo di sana. Mental setangguh apapun akan runtuh ketika berada di lereng gunung sendirian jika lo terlalu sombong.
Itulah 4 persiapan besar yang seharusnya lo lakuin sebelum naik gunung. Khususnya untuk pemula, mendaki gunung ini bukan untuk main-main ya!
Sumber : www.mldspot.com

07/06/2017

from
ANTISIPASI BADAI & PETIR KEGIATAN LUAR RUANG

regran
1. Minimalisir resiko seperti mencari tempat yg lebih rendah dan tidak terbuka.

2. Hindari padang rumput, puncak atau punggungan gunung yang terbuka.
3. Hindari tempat dimana dirimu adalah object paling tinggi dari yg lain.
4. Hindari pohon atau obyek yang berdiri sendiri. Seandainya anda ada di air, cepatlah keluar.

5. Matikan peralatan yang mengandung gelombang dan memantulkan radiasi elektromagnetik seperti telepon seluler dan Global Positioning System (GPS) ataupun benda benda sejenis.

6. Jika terpaksa bernavigasi saat kondisi tsb gunakanlah kompas bidik.

7. Hindari aksesori berbahan metal karena memancing dan merupakan penghantar listrik.

8. Alasi tubuh dari tanah dengan, matras plastik, atau bahan anti konduktor lainnya.

9. Jangan terlalu berdekatan, atur jarak dan menyebar bila berkelompok. Pendaki harus berjarak agar jika tersambar petir tidak langsung tersambar dan yang lainnya dan bisa memberikan pertolongan.

10.Jika memang terperangkap oleh petir, ambillah posisi jongkok dengan merapatkan ke dua kaki dengan tumit yang bersentuhan. Tutup telinga dengan sikut yang menyentuh lutut “dengkul”. Kemudian tundukan kepala serendah-rendahnya tanpa menyentuh tanah. Dengan cara itu, petir yang menyambar di dekat posisi akan mengalir ke dalam tubuh. Namun apabila ke dua tumit kaki terbuka petir akan meloncat ke dalam tubuh.

11. Lepas ranselmu dari tubuh dikhawatirkan ada benda benda metal yg memancing petir

12. Di alam bebas tempat yang baik saat badai petir adalah tempat yang banyak pohon. Tapi jangan berindung atau menempel di pohon.

13. Waspadai tanda alam mendung, angin, gerimis, kelembaban, suhu. Bau. suara medan listrik, dst adalah sinyal awal berubahnya cuaca termasuk datangnya petir.

14. Sadari situasimu, dan jangan lupa berdoa untuk keselamatan semua.

dg ilmu dan pengetahuan dan selamat berpetualang dg aman dan nyaman.

07/06/2017

TIPS MENGATASI LELAH SAAT MENDAKI GUNUNG

Mendaki gunung kini memang telah menjadi trend bagi berbagai kalangan saat ini. Mereka selalu mencari referensi tempat untuk bisa di jadikan sasaran pendakian gunung. Tak bisa di pungkiri lagi, rasa lelah pasti selalu hingga pada siapa saja saat mereka mendaki gunung. Seorang pendaki pasti pernah merasakan letih saat mereka mendaki gunung.

Pada saat berada di gunung jangan sampai kelaparan dan dehidrasi untuk itu selalu bawa makanan yang bisa menambah cepat tenaga kita misalkan saja madu. Jangan sampai anda menyerah di tengah perjalanan saat mendaki gunung. Namun banyak cara yang bisa kita lakukan untuk menyiasati rasa lelah yang muncul tersebut. Berikut ini beberapa tips bagi anda untuk mengatasi rasa lelah saat mendaki gunung yaitu:

- Sebelum dan sesudah anda mendaki anda harus melakukan olahraga.

Olahraga mampu memulihkan otot dengan cepat dan mencegah terjadinya keram. Jika anda langsung melakukan pendakian tanpa berolahraga sebelumnya bisa jadi anda akan merasakan pegal-pegal, badan terasa kaku dan juga keram. Jadi alangkah baiknya bagi anda untuk melakukan pemanasan dulu sebelum anda mendaki gunung. Dan anda juga bisa mempersiapkan diri dengan berolahraga jauh-jauh hari sebelum anda melakukan pendakian.

- Istirahat sejenak.

Ketika anda merasa lelah saat mendaki gunung, anda dapat beristirahat sejenak.

Saat rasa lelah mendera segeralah mencari tempat yang datar untuk beristirahat. Duduklah kemudian selonjorkanlah kaki anda. Aturlah nafas anda agar tidak ngos-ngosan dan kembali nomal. Jika sudah merasa mendingan anda dapat melanjutkan untuk melakukan pendakian gunung.

- Minum secukupnya.

Saat anda sudah merasa lelah ataupun letih segeralah untuk minum secukupnya. Minum air putih selama anda mendaki gunung sangatlah wajib, guna penghilang rasa dahaga saat mendaki. Cara yang tepat minumlah 2 hingga 3 teguk air putih. Setidaknya minum air putih dapat membasahi tenggorokan anda. Ingatlah bahwa saat mendaki persediaan air minum anda pasti terbatas.

- Lindungilah kulit anda dari sinar ultraviolet.

Walaupun udara di pegunungan tergolong sejuk dan dingin, namun jangan sampai kulit anda terkena sinar matahari secara langsung. Karena jika anda terkena sinar matahari secara langsung bisa jadi kulit anda merasa seperti terbakar dan juga perih. Selalu gunakan jaket dan juga celana panjang agar terlindungi dari sinar matahari. Pakailah juga masker untuk melindungi bibir anda agar tidak kering dan juga pecah-pecah.

- Membawa barang secukupnya.

Saat anda melakukan pendakian, bawalah barang secukupnya agar anda tidak mudah merasa lelah hanya karena beban barang bawaan anda. Mendaki tanpa membawa beban saja rasanya sudah merasa ngos-ngosan pastinya apalagi jika di tambah dengan beban barang bawaan yang berat, itu hanya akan membuat anda semakin lelah. Bawalah barang yang penting-penting aja seperti halnya persediaan makanan dan juga minuman. Sudah pasti barang ini yang sangat anda butuhkan saat anda merasa lelah.

- Jarak bukanlah masalah.

Mengatasi rasa lelah saat mendaki gunung, jangan pernah anda memikirkan jarak. Banyak juga pendaki yang terburu-buru untuk dapat sampai di puncak pendakian. Dari awal mendaki anda tidak perlu memikirkan berapa lama waktu anda untuk dapat sampai kepuncak. Nikmatilah suasana sekitar saat pendakian, niscaya perjalanan anda akan terasa cepat.

- Bukalah tenda jika anda memerlukannya.

Jika anda sudah benar-benar merasa lelah saat mendaki gunung, jangan paksakan untuk mendaki. Bicaralah ke teman-teman anda untuk membukakan anda tenda. Kemampuan setiap pendaki memang berbeda. Sampai ke puncak gunung memang sangat membanggakan tetapi jangan sampai membahayakan kesehatan anda.

- Konsumsi makanan secukupnya.

Konsumsilah makanan yang mampu mengembalikan tenaga anda. Misalkan saja pisang dan juga gula merah ini dipercaya mampu mengembalikan tenaga anda yang telah terkuras saat anda mendaki.

Hindari pendakian solo.

Jika anda merasa lelah saat mendaki gunung, jangan pernah anda memutuskan untuk beristirahat sendirian. Apabila anda sudah merasa lelah ajaklah kurang lebih satu orang untuk menemani anda beristirahat. Jangan sampai anda tertinggal dibelakang sendirian dan menyusul mereka seorang diri. Itu hanya akan membuat anda terpisah dari rombongan anda.

- Mie Instan? No!

Jika anda sedang mendaki gunung hindarilah untuk anda makan mie instan. Karena mie instan hanya akan membuat anda cepat merasakan lelah dan tidak bisa memulihkan tenaga anda. Mie instan hanya akan menyebabkan kita cepat merasa haus dan juga mie instan dapat menghambat penyerapan nutrisi yang ada dalam tubuh.

Beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk mengatasi rasa lelah saat anda mendaki gunung. Semoga dapat memperlancar acara anda saat pendakian gunung. Dan anda bisa mencapai puncak gunung yang anda tuju dengan selamat. Jangan lupa sebelum anda melakukan pendakian gunung berdoalah terlebih dahulu, agar anda selalu terjaga.

Merasa lelah saat mendaki gunung sudah pasti menjadi hal yang biasa bagi para pendaki. Namun kini ada beberapa cara yang bias anda terapkan untuk mengatasi hal tersebut.

Source; blog.cozmeed.com/tips-mengatasi-rasa-lelah-saat-mendaki-gunung
📷

25/05/2017

adalah :

Bapak adat dan senyum khas yang genit.

Mengikuti upacara adat adalah sesuatu yang wajib diikuti oleh para pendaki yang akan mendaki gunung Binaiya. Masyarakat setempat percaya, dengan mengikuti upacara adat, para pendaki akan dilindungi selama di perjalanan mendaki maupun kembali sampai basecamp.
Di Indonesia ini ada 2 gunung (yang saya baru ketahui) yang wajib mengikuti upacara adat terlebih dahulu sebelum mendaki, yakni: Bukit Raya, dan Gunung Binaiya. Sama, masyarakat disekitar tersebut sama-sama mempercayai sebuah adat; sebuah tradisi; sebuah budaya; sebuah kepercayaan bahwasanya mereka (re: pendaki) akan terlindungi bila setelah mengikuti upacara adat tersebut.
Mungkin, itulah mengapa bait pertama di Pancasila mengatakan, "KeTuhanan Yang Maha Esa".

Mau foto atau videomu di-repost oleh kami? Berikut caranya :
1. Bisa melalui TAG akun kami
2. Bisa melalui HASHTAG
3. Bisa juga kirim melalui halaman Facebook kami (bisa lewat pesan atau menulis melalui kiriman pengunjung)
4. Jangan lupa sertakan LOKASI LENGKAP.
5. Untuk caption BEBAS
6. Untuk video/foto usahakan jangan menyebut kami (atau akun pendaki/jalan2 lain) di dalam caption di foto kalian, karena pemberitahuannya biasanya akan tenggelam dan tidak diketahui oleh para admin. Simplenya, tandai saja dengan “ # (diikuti dengan ketentuan yg berlaku)“ di caption atau tag akun yg kalian tuju.
PS : TOLONG, gunakan hashtag yow, jangan yang lain. Karena kami memilih berdasarkan hashtag itu.
Nah selamat mencoba sob. Siapa tahu nanti foto kamu yang akan kami repost. Setiap foto akan kami sharing di media yang Urban Hikers miliki. Salam lestari.

25/05/2017

CAPTURE also known as THE HUNT
By: Jonathan Edwards
Rekomendasi oleh
Kita semua pasti tahu "THE HUNGER GAMES" ini adalah acara game TV show yang terinspirasi dari saga itu, sangat cocok dan rekomen buat yang s**a petualangan apa lagi fans dari Hunger Games. Acara ini dirilis musim panas 2013 silam, dengan format 40-50 menit per episode.

Game-nya sangat seru mirip dengan Hunger Games tapi ga pake bunuh-bunuhan yah, terdiri dari beberapa group yg beranggotakan 2 orang tiap group dimana setiap group berlatar belakang yang berbeda-beda mulai dari Saudara kembar, Suami-istri, kakak beradik, pacar, sahabat dll.

Game ini berlatar belakang kan hutan dan pegunungan, para peserta akan dibekali rompi dengan kamera dan sebuah alat seperti logam yang harus ditempelkan ke group lawan. Jika berhasil menempelkan logam tersebut ke lawan maka otomatis lawan tersebut tidak bisa melanjutkan permainan dan akan dikurung kedalam sebuah kandang besi. 2 group pertama yang tertempel logam tersebut akan dipilih untuk di eliminasi.

Cara permainan dalam acaranya ini ialah setiap group harus lari berpencar sejauh mungkin atau sembunyi di hutan selama mungkin untuk bertahan dan akan saling memburu group satu sama lain. Dibutuhkan team yang solid dalam permainan ini dan tantangan bukan dari lawan saja melainkan dari alam seperti cuaca dan kondisi pegunungan. Akan ada titik-titik poin mereka akan mendapatkan suplai makanan atau alat-alat pendukung untuk permainan. Pemenangnya akan mendapat hadiah $250.000.
Anyway mungkin sampai disini aja spoilernya... Kamu bisa cek di google atau streaming di beberapa platform seperti Netflix dll.
Catatan : kamu punya rekomendasi soal film/acara TV atau buku yang bertema alam bebas atau petualangan?Mau dibagikan dan dishare di akun kami?monggo silahkan dikirim ke email milik kami (link ada di bio)

25/05/2017


Artikel dari : phinemo.com
Setiap pendaki memang memiliki kebiasaan yg berbeda-beda. Namun kamu pasti nggak akan pernah menyangka bahwa setiap pendaki ternyata pernah melakukan 10 hal nggak banget ini.
Gak percaya? Coba kamu ingat-ingat deh masa-masa di mana kamu mendaki. Kamu pasti pernah melakukan salah 1 dari 10 hal ini.
1. Membuang tisu basah sembarangan
Pendaki mana sih yang nggak pernah bawa tisu basah? Pasti dari sekian pendaki yang pernah membawa tisu basah. Selain bisa menjadi alat untuk membersihkan wajah, tisu basah juga sangat berguna ketika merasa ingin p**p atau ingin p*e di gunung.
Anehnya, meskipun para pendaki gunung tahu bahwa membuang sampah sembarangan bukan suatu hal yang keren, namun masih banyak pendaki gunung membuang tisu basah bekas p*e dan p**p mereka di gunung.
2. Bohong sama orang tua soal izin mendaki
Berbohong adalah hal yang tidak baik. Namun, semua pendaki gunung pasti pernah berbohong kepada orang tua agar bisa mendaki gunung. Khususnya para anak kuliahan yang jauh dari orang tua.
“Mah, besok Aku nggak bisa pulang kampung. Oh ya, jangan hubungi dulu ya weekend ini. Mau fokus sama revisian Skripsi dua hari soalnya.”
Ini izin saya dulu pas lagi pengen-pengennya naik gunung. Padahal mah mau naik gunung. Kamu pasti pernah melakukan hal-hal yang mirip-mirip ini, bukan?
3. Buang sampah sembarangan
Entah mengapa setiap mendaki, saya selalu menemui sampah di jalur pendakian. Yang lebih anehnya lagi adalah ketika saya menemui plang ‘Dilarang Buang Sampah Di Sini’, namun justru banyak sampah pop mie, botol minum, dan plastik bekas snack.
Well, nggak bisa nyangkal kalau beberapa pendaki pasti pernah membuang sampah sembarangan ketika mendaki gunung.
4. Mengumpat saat sudah mulai lelah
Mengumpat memang hal yang wajar, namun kalau sudah bicara tentang agama dan adat ketimuran kita sebagai orang Indonesia, mengumpat bukanlah hal yang baik.
Namun, setiap pendaki pasti pernah mengumpat dikala lelah mendaki. Contoh sederhananya sih bilang “Jalurnya kampr*t banget sih!” atau kalau enggak “Anj*r! kok nggak nyampe-nyampe sih?”. Jujur sih, saya s**a misuh kalau sudah frustasi dan kelelahan saat mendaki.
5. Pura-pura nggak kentut
Saat camping pasti kamu pernah mendengar suara kentut misterius. Tapi, giliran ditanya siapa yang kentut, nggak pernah ada yang mengakui kebus**an ini.
Kelakuan siapa ini? Kamu pernah melakukan ini?
6. Curhat-curhatan yang berakhir ngomongin orang lain
Saat sedang berkumpul dengan teman mendaki, kamu pasti pernah ngomongin temenmu di belakang. Awalnya memang curhat sih, tapi entah mengapa setiap curhatan perjalanan pendakian akan berakhir ngomongin orang. Contohnya obrolan berikut ini.

Kamu: “Eh, kok Kamu murung sih selama mendaki. Kenapa?”

Temen Kamu: “Soalnya aku tadi lihat gebetanku malah perhatiin Sintia ketimbang aku. Aku sedih kan jadinya. Males jalan.”

Kamu: “Ya ampun, Sintia itu nggak tahu diri ya, padahal dia tahu kalau kamu s**a sama Mario tapi kok malah dia ganjen gitu sih! Nyebelin banget”
7. Ngupil sembarangan
Setiap orang memiliki level ‘kejorokan’ yang berbeda-beda. Namun, semua pendaki pasti pernah ngupil sembarangan saat mendaki. Saya jamin! bahkan pendaki cewek secantik apapun pasti pernah melakukan hal ini.
Mulai dari ngupilin temen, ngusapin upil di celana, sampai buang upil di bawah matras dan dinding-dinding tenda. *Iuh! Kelakuan siapa ini?
8. Buang hajat di ruas jalan pendakian
Pendaki biasanya mencari tempat buang hajat di semak-semak yang jarang dilewati orang. Tapi, entah karena alasan apa, beberapa pendaki malah buang hajat di jalur pendakian. Saya pernah menemui hal semacam ini. Mulai dari nggak sengaja mencium bau misterius sampai ketemu sama p**p yang sudah mengering.
Cukup risih sih dengan hal ini. Coba deh, siapa yang pernah melakukan hal menjijikan ini?
9. Nggak ganti celana dalam selama pendakian
Mendaki memang butuh persiapan yang matang. Mulai dari persiapan logistik, peralatan, hingga pakaian ganti dan P3K. Namun nggak semua pendaki mempersiapkannya dengan matang. Bahkan ada juga pendaki yang cuma bawa tenda dan alat masak saja padahal harus menghabiskan 2-3 hari mendaki.
Kalau sudah begini, yasudahlah!
10. Bonus! Mengarang cerita agar bisa gantian tas carrier dengan teman mendaki
Begitu banyak hal yang perlu dipersiapkan saat mendaki gunung. Dan semua persiapan itu harus masuk ke dalam tas carrier besar.
Untuk bisa membebaskan beban berat selama mendaki, beberapa pendaki pasti pernah mengarang cerita agar bisa bergantian tas carrier dengan teman mendaki.
Hayo, kamu pernah yang mana aja sob?
Baca artikel selengkapnya di >> phinemo.com/9-kebiasaan-pendaki-gunung-yang-bikin-ngedrop

Address

Jalan Raya Asrikaton No 48
Malang
65154

Opening Hours

Monday 09:00 - 21:00
Tuesday 09:00 - 21:00
Wednesday 09:00 - 21:00
Thursday 09:00 - 21:00
Friday 09:00 - 21:00
Saturday 09:00 - 21:00
Sunday 09:00 - 21:00

Telephone

085258472225

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Blakrax Camp posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Blakrax Camp:

Share