21/10/2020
ANTARA MENOLONG DAN BERHARAP KEUNTUNGAN DARI JUALAN
Era milenial seperti sekarang ini definisi jualan mengalami perubahan.
Jualan adalah aktifitas menolong orang yang dibayar. Begitu para coach zaman now mendefinisikan.
Dari definisi di atas, coba mana yang lebih utama?
Menolong atau ingin dibayar-nya?
Rasanya tipis. Jika tidak hati-hati malah dapatnya hanya sebagian. Kok bisa begitu?
Iya. Kalo titik beratnya atau yang diutamakan adalah dibayarnya maka dia hanya akan mendapat keuntungan saja. Namun jika titik beratnya dan yang diutamakan adalah menolongnya bahkan ikhlas karena Alloh makan akan mendapatkan semuanya; balasan dari Alloh dan Keuntungan.
Fokus yang mana diantara dua hal di atas apakah menolongnya atau dibayarnya akan menentukan cara dia berjualan.
Seseorang yang berfokus pada dibayarnya, maka dia akan terbawa oleh mindsetnya. Dia akan terkesan memaksa. Tingkat merayunya agresif sekali.
Sebalik, Jika fokusnya menolong, dia hanya menyampaikan niat baiknya. Apakah yang ditawari mau apa tidak bukan urusan dia, urusan dia adalah yang penting udah menyampaikan bahwa calon pelanggan membutuhkan apa yang dia tawarkan. Dia tidak terlalu merayu atau memaksa agar jualanya dibeli. Titik beratnya adalah menolong, kalau toh pelangganyang nanti beli itu adalah efek dia telah menolong.
Jadi jika berjualan niatnya menolong, sering-seringlah bertanya pada diri sendiri; apakah niat menolong apa mencari keuntungan dan terus jaga niat. Agar jika terjadi closing akan mendapatkan semuanya. Berhati-hatilah sebab keduanya amatlah tipis perbedaanya. Jadi laparr lihat postingan