23/03/2017
Prospek bisnis PayTren
PayTren adalah produk/ bisnis yang menawarkan kemudahan transaksi dan keuntungan bisnis bagi setiap mitra pengguna/pebisnisnya. Hingga tahun 2015 ini pengoperasian teknologi PayTren masih fokus pada kedua jenis Ponsel yakni smartphone (android) maupun handphone meskipun pengguna juga dapat bertransaksi melalui yahoo messenger dan Gtalk. Saat ini perusahaan telah mengeluarkan Aplikasi PayTren dan PayTren Messengernya untuk merebut pasar pengguna smartphone Indonesia yang jumlahnya sangat besar.
Dalam catatan statistik Indonesia kini memiliki penduduk lebih dari 252 juta jiwa, terbanyak keempat didunia . Salah satu agensi marketing sosial We Are Social pada tahun 2015 ini telah mengeluarkan sebuah laporan mengenai data jumlah pengguna website, mobile, dan media sosial dari seluruh dunia. Dari jumlah penduduk Indonesia tersebut terhitung 308,2 juta adalah jumlah pengguna ponsel, 72,7 juta adalah pengguna internet aktif yang diperkirakan pada akhir tahun 2015 mencapai 41% dari jumlah penduduk atau sekitar 100 juta pengguna internet. Dari jumlah pengguna internet tersebut terdapat sekitar 62 juta orang mengakses internet melalui smartphone. Inilah prospek bisnis yang diperebutkan oleh semua penyedia jasa transaksi termasuk PayTren.
PayTren sebagai layanan virtual payment tentunya mendapat peluang sangat besar dengan melihat jumlah total penduduk Indonesia yang berpotensi melakukan transaksi via handphone dan smartphone. Jumlah pengguna & pebisnis PayTren sejak soft-launching bulan Agustus 2013 sampai pertengahan 2015 baru mencapai setengah juta komunitas atau 5% dari 10 juta komunitas yang diharapkan. Masih tersedia sebanyak 200 juta orang Indonesia yang setiap harinya bertransaksi sebagai prospek bisnis para PayTrener. Inilah kesempatan besar bagi setiap orang yang mampu membaca peluang & prospek bisnis PayTren.