28/05/2014
╰☆╮ NARUTO CHAPTER 678 - KEINGINANKU
╰☆╮
(Versi Teks)
____________ ↓↓↓
Tinggalkan like juga comment kalian, dan
bagikan juga postingan ini dengan cara
"Klik Kata BAGIKAN" yang ada di bawah !
Selamat membaca.....
--- Versi Teks Naruto 678 ---
Dunia terperangkap didalam mimpi, di
semua penjuru dunia, di semua negara, di
semua desa muncul sulur-sulur dari pohon
Shinjuu, mereka menyebar dengan
cepatnya, di sulur tersebut menggantung
makhluk hidup yang terbungkus karena
efek Mugen Tsukuyomi
Sementara itu di dalam perlindungan
Susano'o Sasuke. Terjadi perbincangan
antara anggota Team Tujuh.
"Apa yang sekarang terjadi di luar sana
Sasuke-kun?" tanya Sakura yang
tampaknya belum mengerti. "Kenapa kau
ingin tahu? Tak ada yang dapat kau
lakukan sekarang" jawab ketus Sasuke
Sakura hanya terdiam mendengar
jawaban Sasuke, sementara Naruto yang
melihatnya sedikit agak kesal
"Sasuke.. bukan itu persoalannya" ucap
Kakashi. "Naruto dan aku juga ingin
tahu, Sakura juga ingin memikirkan hal
yang memungkinkan untuk..." lanjut
Kakashi, tapi belum sempat menyelesaikan
bicaranya, Sasuke memotong. "Kakashi...
Kau sama seperti Sakura sekarang,
diamlah.. aku yang memimpin disini" ucap
Sasuke
Kakashi juga hanya terdiam mendengar
jawaban Sasuke, sementara Naruto yang
daritadi memperhatikan sudah kesal sekali
dengan bicara rekannya itu. "Sialan kau
Sasuke!" ucap Naruto dengan raut wajah
marah. "Harusnya kita kerjasama"
lanjutnya
"Benar, tak ada yang dapat aku lakukan
sekarang, jika dengan mata kirimu kau
bisa menganalisa apa yang sedang terjadi
di luar, berarti benar bahwa kaulah yang
seharusnya memimpin Team Tujuh" ucap
Kakashi
Mendengar usulan Kakashi, Naruto sedikit
tak terima. "Eeeh!? Kurasa dia tak punya
straregi yang lebih baik dari Kakashi-
sensei atau Sakura-chan, walaupun dia
mungkin lebih baik dariku" ucap Naruto
sambil menunjuk kearah rekan sekaligus
saingannya, Sasuke
"Ngomong-ngomong, Madara sudah
memulai jutsunya, ini genjutsu yang
sangat kuat, mungkin semua orang yang
ada diluar dapat terkena dampaknya"
Sasuke mulai menganalisa. "Mungkin
hanya kita sajalah yang selamat"
lanjutnya
"Mugen Tsukuyomi" kata Kakashi
"Itu berarti semua orang..." ucap Naruto
sedikit kaget
"Berada dalam mimpi" Sasuke
melanjutkan
Di luar lokasi dari Team Tujuh. Sulur yang
berasal dari pohon Shinjuu terlihat keluar
dari tanah, semua makhluk hidup yang
terbungkus dan tergantung di sulur
tersebut mulai merasakan efek dari
genjutsu milik Madara
Hinata yang terkena genjutsu
membayangkan ia bersama Naruto sedang
duduk di bangku taman, ia
membayangkan sedang bersandar di bahu
Naruto, mereka berdua sedang diintip oleh
Neji sepupu Hinata, dan Hanabi adiknya
Sementara Kiba, ia membayangkan duduk
gagah dengan mengenakan topi Hokage di
singgasana. Ya, Kiba melihat dirinya telah
menjadi Hokage sambil mengusap kepala
Akamaru disampingnya. "Pertama kita
harus memilih satu dari hari kosong dan
menjadikannya hari raya, perintah
Hokage" ucap Kiba dalam dunia mimpinya
Sedangkan Shino, ia membayangkan telah
menemukan spesies serangga baru.
"Akhirnya, aku menemukan spesies baru"
ucapnya sambil menaiki serangga tersebut
di mimpinya
Di sisi Team Sepuluh yang telah terkena
efek Mugen Tsukuyomi. Chouji
membayangkan dihadapannya tersedia
banyak makanan, disampingnya juga
terlihat seorang wanita yang ia idamkan.
"Uwahhh..kelihatannya enak" dalam
mimpi Choji. "Aku s**a pria yang banyak
makan, mereka terlihat sangat jantan"
ucap wanita disisinya. Sementara Ayah
Choji dari jauh memperhatikan,
"Akhirnya kau menemukan seseorang
untukmu" ucapnya
Di mimpi Shikamaru. "Menikahi seseorang
sepertinya akan menjadi masalah, aku
akan menyerah saja. ucap Shikamaru
sambil memandangi Ayah dan Ibunya
yang sedikit cekcok, dan Asuma dan
Kurenai yang sedang bahagia dengan
bayinya. Tapi yang membuat berbeda, ada
Temari disamping Shikamaru dalam
mimpinya tersebut
Sementara Ino, ia membayangkan Sasuke
dan Sai bertengkar memperebutkan
dirinya. "Ino adalah pacarku. pergilah!!"
ucap Sasuke. "Tidak.. dia milikkku" balas
Sai. Sedangakan Ino berada ditengah
keduanya berniat memisahkan. "Kumohon
jangan bertengkar" ucapnya. Dibelakang
mereka bertiga, Inoichi yang merupakan
Ayah Ino terlihat dengan wajah
tersenyum. "Gadisku sangat terkenal"
Di Team Guy, mereka juga terkena efek
Mugen Tsukuyomi. Lee membayangkan dia
telah mengalahkan Naruto dan Neji.
"Kaum muda menang" ucapnya dengan
semangat, lalu disampingnya terlihat
Sakura yang terpesona melihat Lee. "Aku
mencintaimu Lee-san" ucap Sakura
Di mimpi Tenten. "Orang dewasa harus
bersikap keren Lee-kun" ucap Guy. "Itu
benar" balas Lee. Ya, Tenten
membayangkan guru dan rekannya itu
tak lagi berbuat konyol, dan rambut
keduanya berbeda, lebih keren. "Aku tak
perlu berkomentar lagi" ucap Tenten dari
kejauhan. "Apa kau yakin itu tak perlu
dikomentari" timpal Neji disampingnya
Di sisi Mizukage Kelima, Mei Terumi
membayangkan ia sedang berada dalam
sebuah pesta pernikahan, dimana dirinya
disana dengan gaun pengantin tengah
menggandeng seorang pria yang
diidamkannya. Lalu pernikahannya
tersebut dihadiri oleh para Kage yang
menjabat sekarang
Di mimpi Tsunade, ia membayangkan
sedang berjalan dengan kekasihnya, Dan
yang telah menjadi Hokage. Lalu ia
memergoki Jiraiya yang telah menawarkan
buku mesumnya kepada Nawaki adiknya.
"Nawaki, mau sesuatu yang bagus, jangan
bilang-bilang kakakmu" bisik Jiraiya.
Sontak hal itu membuat Tsunade marah.
"Heyy!! Jiraiya!!" teriaknya
Di mimpi Gaara, ia membayangkan waktu
ia kecil sedang berkumpul dengan
keluarganya yang lengkap. "Tuan Gaara..
teman anda disini" ucap Yashamaru yang
datang, dan tiba-tiba Naruto muncul.
"Heyy! Permainan apa yang kita mainkan
hari ini!?" ucap Naruto di mimipi Gaara
tersebut. "Jangan p**ang terlambat
Gaara" perintah Ayahnya dengan
senyuman". "iya.." Gaara pun terlihat
sangat senang di mimpinya tersebut.
Oke, sekarang kita kembali ke dunia
nyata. Tepatnya masih bersama dengan
Team Tujuh. "Kapan kita bisa keluar?"
tanya Naruto pada Sasuke
"Orang-orang masuk kedalam genjutsu
karena karena terkena cahaya bukan,
cahaya itu lama-lama berkurang tapi kita
tidak bisa keluar selama cahaya itu
bersinar" jawab Sasuke
Dan memang benar apa yang dikatakan
Sasuke, bulan itu perlahan-lahan
cahayanya memudar. Sasuke pun mulai
membuka perisai Susano'o yang melindungi
teamnya perlahan-lahan
Sementara Zetsu Hitam yang dari awal
memperhatikan. "Jadi Susano'o benar-
benar tak membiarkan cahaya masuk"
ucapnya mengamati
Team Tujuh mulai bergerak, Sasuke
menonaktifkan Susano'onya, mereka kini
keluar untuk menghentikan Madara.
"Akhirnya" ucap Sasuke
"Sepertinya si hitam itu tidak
terpengaruh" ucap Naruto. "Sasuke!
Bagaimana cara kita membangunkan
semua orang!?"
"Genjutsu yang dibuat dengan Rinnegan
mungkin bisa dibatalkan dengan
Rinnegan yang lain" jawab Sasuke. "Jadi
kita butuh mata kirimu" kata Kakashi
Di depan Team Tujuh. "Tak akan
kubiarkan kalian melakukannya" ucap
Zetsu Hitam. Kalianlah satu-satunya yang
tersisa untuk disingkirkan"
Tiba-tiba Madara muncul dengan
mendarat dari atas didepan Zetsu Hitam.
"Akulah penyelamat dunia ini, aku yang
akan melakukannya" ucap Madara
"Madara!!" ucap kaget Naruto
"Mata dikeningnya" ucap kaget juga
Sakura
"Aku tahu!" kata Naruto. "Hati-hati..
kita dikepung bayangannya di empat sisi"
Sasuke memperingati
"Tak akan kubiarkan kalian melakukan
hal lain lagi, aku baru saja menghentikan
takdir dunia ini, aku membebaskan orang-
orang dari rasa sakit, sengsara, rasa
hampa" ucap Madara
Naruto yang mendengarkan ocehan
Madara begitu kesal. "Ini cuma..
Kebohongan besar!!!" teriak Naruto
"Naruto.. Kau cuma menghalangi
kebahagiaan semua orang, permainan kita
berakhir" balas Madara dengan tatapan
dingin. "Aku merubah Neraka jadi Surga,
kau seharusnya mengerti, semuanya telah
berakhir!"
"Zleebbb!!!" Namun begitu mengejutkan,
Zetsu Hitam yang ada dibelakang Madara
tiba-tiba menusuk bagian dada kiri
Madara dari belakang. "Tidak Madara..
kau bukanlah sang penyelamat dan ini
belum berakhir" ucap Zetsu Hitam
Madara yang tertusuk begitu kaget
dengan apa yang dilakukan rekannya itu,
"Aku tak bisa bergerak!??" pikir Madara.
Team Tujuh yang melihat itu juga begitu
terkejut
"Kenapa kau berpikir kalau, tak seperti
Obito, kau bisa memperalat orang lain?
Apa kau pikir dirimu itu berbeda, Madara"
lanjut ucap Zetsu Hitam
"Zetsu Hitam... Apa yang kau katakan!!?"
tanya Madara dengan wajah sedikit
terheran-heran. "Akulah orang yang
menciptakanmu..!! Kau itu keinginanku!"
"Kaguya" kata Zetsu Hitam
"Ehh!? Apa yang terjadi!?" Naruto
bertanya-tanya dengan apa yang dilihat
didepannya. "Apa mereka membelah!?"
ucap heran Kakashi
"Tidak.. Buka begitu, dia barusan bilang
Kaguya" ucap Sasuke. "Apa itu
Kaguya!?". "Hm!?" Kaguya..!?" Sakura
dan Naruto bertanya-tanya
"Orang yang Rikudou Sennin bicarakan"
jawab Sasuke, lalu Naruto langsung
mengingat pembicaraannya dengan
Rikudou sebelumnya. "Dia mendekatiku
menggunakan kekuatan Juubi, dan
bahkan coba mendekati kekuatan Ibuku
Kaguya, kekuatan Ibuku menciptakan
kesombongan, dan orang mulai
menakutinya.." ucap Rikudou saat itu
"Apa itu berarti..!?" ucap Naruto
"Gwoooooooooaaahhhhhhhh" teriak
Madara kesakitan
Sebuah Penghianatan yang Kejam
--- Bersambung ke Naruto Chapter 679
---