29/05/2026
Kadang orang bingung…
“Loh, niatnya healing, kok malah mual, pusing, sesak, atau gelisah setelah tapping afirmasi positif?”
Dalam sudut pandang pikiran bawah sadar (PBS), hipnoterapi, dan sistem syaraf, ini bisa terjadi karena tubuh kita tidak hanya bekerja berdasarkan logika sadar. Ada sistem proteksi otomatis yang tugas utamanya menjaga kita tetap aman.
Masalahnya, bawah sadar tidak selalu membedakan antara “bahaya nyata” dan “perubahan yang terasa asing”. Jadi ketika seseorang mengucapkan afirmasi seperti:
“Aku berharga”
“Aku aman”
“Aku pantas dicintai”
…padahal di dalam dirinya masih tersimpan luka penolakan, trauma, rasa tidak aman, atau pengalaman emosional tertentu, maka sistem proteksi bisa menganggap afirmasi itu sebagai ancaman terhadap pola lama yang selama ini dipakai untuk bertahan hidup.
Akibatnya, tubuh bisa memunculkan respon seperti:
• mual
• dada terasa tidak nyaman
• ingin menangis
• mengantuk
• gelisah
• atau ingin berhenti tapping
Ini bukan berarti kamu gagal healing. Dan bukan berarti afirmasinya “tidak cocok”. Kadang justru itu tanda bahwa ada bagian diri yang sedang teraktivasi dan meminta rasa aman lebih dulu sebelum berubah.
Dalam hipnoterapi, kami tidak sekadar fokus “mengganti pikiran negatif menjadi positif”. Tetapi juga memahami:
“Apa yang sebenarnya sedang diproteksi oleh bawah sadar?”
Karena sering kali gejala bukan musuh.
Ia adalah strategi bertahan hidup yang dulu pernah membantu kita.
Maka healing yang sehat biasanya bukan memaksa diri cepat positif, tetapi membantu sistem syaraf merasa cukup aman untuk melepaskan pola lama secara bertahap 🌱