04/02/2021
*“Aku datang segera. Peganglah apa yang ada padamu, supaya tidak seorang pun mengambil mahkotamu.”*
Wahyu 3:11
Kematian datang menjemput satu demi satu dari semua yang hidup, seakan telah menjadi hal yang lumrah dan biasa. Namun jika itu terjadi pada dia yang kita kasihi, maka akan menjadi suatu kehilangan yang sangat besar. Dan hari-hari dimasa pandemi ini, sudah terlalu banyak keluarga yang mengalami kehilangan karena kematian orang yang dikasihi, karena tidak bisa bertahan ketika virus merasuk dalam tubuh mereka. Dan kesedihan begitu berat juga sedang menggelayuti bangsa ini, karena kematian demi kematian beredar dari pintu ke pintu, dari daerah, kota dan p**au di bangsa ini.
Kematian memang wajar bagi setiap yang hidup, namun yang perlu kita pastikan adalah kita ada di dalam Tuhan! 1 Tesalonika 4:13,14 yang menerangkan demikian: *"Selanjutnya kami tidak mau, saudara-saudara, bahwa kamu tidak mengetahui tentang mereka yang meninggal, supaya kamu jangan berdukacita seperti orang-orang lain yang tidak mempunyai pengharapan. Karena jikalau kita percaya, bahwa Yesus telah mati dan telah bangkit, maka kita percaya juga bahwa mereka yang telah meninggal dalam Yesus akan dikumpulkan Allah bersama-sama dengan Dia."*
Dan perihal ini juga diperlengkapi oleh Rasul Paulus dalam Filipi 1:21 yang katakan: *"Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan."* _Apakah kita sudah sampai dalam pengenalan yang demikian, bahwa ada pintu sorga yang terbuka bagi kita, jika kita hidup bagi Kristus?_ Pada akhirnya kehidupan memang harus berhenti, Musa katakan dalam Mazmur 90:10, yaitu; *'masa hidup manusia tujuh puluh atau kalau kuat delapan puluh tahun dan isinya adalah penderitaan dan kesukaran,'* _sehingga kematian menjadi keuntungan yang melepaskan kita dari semua kesengsaraan dunia!_
_*Itu sebabnya hidup bukan hanya asal hidup dan selesai dengan kematian, tetapi hidup adalah kesempatan untuk membereskan diri sehingga kodrat Illahi melekatkan dalam diri kita sehingga mautpun tidak dapat memisahkan kita dari padaNya!*_ _Dan inilah kehendak dan rencana sempurnaNya bagi kita:_ *"Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya."* (Efesus 1:4) _*Pemberesan hidup harus terjadi,*_ dan inilah perintahNya: *"tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu, sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus."* (1 Petrus 1:15-16)
Salam Sejahtera Sahabat..
Tuhan Yesus memberkati🙏🔥